Ga kerasa,udah lama banget ga nengokin blog ini...
rasanya campur aduk baca postingan dulu,"sedih..lucu..terharu..heran.."semua bercampur jadi satu..
ternyata dulu begitu yah..
Ga kerasa, sudah hampir 2 tahun masa-masa sulit itu terlewati...dan sekarang semua udah berubah..
Globally, has changed..tapi mungkin ada satu yang tidak pernah berubah,dan hanya diri kita masing2 yang tau.
Ya...hanya kita yang tau...
2.6.12
29.11.10
Akhir Cerita Cinta
Sandiwarakah selama ini
setelah sekian lama kita tlah bersama
inikah akhir cerita cinta
yang slalu aku banggakan di depan mereka
Entah dimana ku sembunyikan rasa..malu..
Kini harus aku lewati
sepi hariku tanpa dirimu lagi
biarkan kini ku berdiri melawan waktu
tuk melupakanmu....
Walau pedih hati..namun aku bertahan...
19.11.10
So tired of being me :'(

Tuhan..aku lelah
lelah dengan semua ini...
semua keadaan yang dibuat seenaknya oleh orang lain,dan aku yang nanggung rasa sakitnya..
Aku benar-benar lelah...
Kenapa ga ada satu orangpun yang bisa benar-benar ngerti perasaan aku,
bagaimana tertekannya aku ...
Tuhan,kenapa cinta yang begitu besarnya justru menghancurkan aku???
Aku tidak pernah minta dicintai seperti itu
Kalau aku boleh memilih, lebih baik aku dicintai secara wajar,tidak kurang dan tidak berlebih.
Ahhh....Tuhan, saat ini yang aku mau cuma satu,
Menangis di pelukkan ibuku, menangis bersamanya
karena aku tau, ia merasakan apa yang aku rasa....
9.11.10
Sakit rasanya!!!

YA!!!
Saya lagi benci banget sama keadaan saat ini..!!!
Dengan seenaknya, mereka memfitnah saya,
Saya sadar,semua itu hak mereka,setiap manusia itu punya mulut yang bisa mengeluarkan kata-kata apapun..kata-kata mutiara bahkan kata-kata busuk sekalipun..dan saya sebagai manusia biasa juga gabisa berbuat banyak,selain mendengar, menerima dengan hati sakit dan pada akhirnya belajar mengikhlaskannya..
Saya cuma heran,apa sih kepentingan mereka,apa pula untungnya bagi mereka??
apa dengan memfitnah orang lain mereka merasakan kepuasan?apa mereka fikir hal itu berbuah pahala?
Apa salah saya sama kalian?apa saya menyakiti hati kalian?
Apa saya mengganggu ketenangan hidup kalian?atau paling tidak,apa saya pernah menjelek-jelekkan kalian yang ahirnya membuat kalian dengan gampangnya ngelakuin semua itu ke saya???
Sejujurnya saya bukan tipe orang yang ambil pusing dengan omongan orang lain,selama omongan itu tidak benar, selama orang-orang yang saya sayangi tau hal yang sebenarnya, dan selama semua kejahatan mereka itu tidak membuat saya berdarah-darah , saya ga peduli, saya cuek!!
Tapi kali ini, ulah kalian *yang entah siapa* udah bener-bener membuat saya sakit, kehilangan satu hal penting dalam hidup saya....kalian sangat tepat sasaran!!
Salut buat kalian!!!
Saya hanya mau bilang satu hal,
kalian...tidak tau pasti bagaimana perasaan saya,bagaimana diri saya sebenarnya, bagaimana saya harus tertatih melewati semua ini. Dan saya percaya, suatu saat nanti, kebenaran pasti muncul, entah dengan cara apa.
Bukankah Allah itu adil??? Ia tidak pernah tidur!
Dan pada saat itu tiba, saya harap kalian sudi merenungi semua yang udah kalian perbuat....
Makasih semuanya, saya belajar jadi dewasa dari kalian-kalian ini...
p.s : Thanks karena picturenya saya copy :)
7.8.10
Iseng Ga Penting
21.7.10
Badai Pasti Berlalu
Selasa , 06 Juli 2010
06.30
Handphone'ku berdering, Aku yg masih tertidur sontak bangun meraih handphone'ku..panggilan dari tanteku..
: "neng,no hp mamah brp yah?le icha mo tlp,katanya putra masuk rumah sakit yah?"
: "hah???kenapa le?"
: "katanya kecelakaan?tadi malem jam 2 ayah tlp ke om arif"
: "aku gatau,ko ga ada yg kasih tau sih"
: "yauda sms'in no mamah yah,le mau tanya keadaannya"
: "iya..iya le"
Ya Allah musibah apa ini,saat itu juga tubuhku lemas,
Aku menghubungi adik perempuanku , dia bilang hanya luka-luka ringan,.aku sedikit lega....
Aku coba hubungi ayahku,dia cuma bilang "pulang sekarang ya sayang,ayah telpon supir tantemu yah,biar pulang bareng dia"
Aku telpon tanteku , dia bilang "pulangnya ditemenin pak ikhsan yah,nanti ketemu di statsiun"
Kalo ujung-ujungnya naik kereta juga knp harus ditemenin sih,toh aku juga terbiasa sendiri,tapi dia keliatannya ragu, "neng bisa pulang sendiri?neng kuat?"
kuat?ada apasih ini ? kalo hanya luka ringan kenapa reaksi semua keluarga sampai seperti itu??
Aku sengaja ambil jadwal kereta terdekat,aku pengen cepat sampai,tapi sialan jadwal jam 9.15 ngaret sampe 10.15 (gatau apa ini orang lg panik banget!!!)
Ya Allah..aku lemas,lunglai..
Di statsiun aku bener-bener gabisa tenang,Aku mengkhawatirkan dia Ya Allah,aku disini,di satsiun ini cuma bisa melamun,aku inget 2 minggu sebelumnya aku jemput adik-adikku di statsiun itu.
Aku inget dikala aku sering memarahinya,membentaknya...maafin mba ya Put!!
Handphone'ku ga brenti berbunyi,telpon dari mamahku,telpon dari tanteku,..mereka cukup bisa nenangin aku..
Tanteku 'indie' dia kirim bbm,:
: nenk,putra gmn keadaannya?
: aku belum tau le,katanya lagi tidur
: ooh..msh di ICU yah?
: hah?? ICU?Emang separah apa sampe masuk ICU? Dinda bilang cuma lecet aja badannya?
sebenernya mana yg bener sih?simpang siur banget???
Tanteku yg mulai menyadari kalau aku panik,langsung meralat
: oh mungkin UGD kali ya maksudnya, a rizal salah ketik mungkin,yaudah tenang aja,putra gapapa koq..
Ya Allah sebenernya mana yg benar?kabarnya bener-bener simpang siur..
Sepanjang perjalanan itu aku ga berenti nangis,kakak sepupuku,tanteku,semua sodaraku memasang foto Putra di profil bbm mereka,dengan status yang bikin aku bener-bener sedih..
Ya Allah terima kasih,semua orang menyayangi dia...
13.50
Akhirnya aku sampai juga di stasiun cirebon,dan tujuan utamaku saat itu ya rumah sakit..
Begitu sampai di RS,aku coba untuk kuat,tidak menangis,.
Pelan-pelan aku langkahkan kaki masuk ruang ICU, tapi baru melihat kakinya aja aku udah gabisa tahan lagi,aku jatuh,aku nangis di tempat itu,sampai ahirnya ibuku memelukku,,
Ya Allah,aku seperti disamber petir kala itu..
Semua yang menjenguk menenangkan aku,ya,aku harus kuat,aku seharusnya bersikap tegar,menguatkan adikku...Tapi aku juga manusia biasa,yang rapuh dikala aku tertimpa musibah,aku cuma ingin memeluk kedua orang tuaku dan menangis di pelukan mereka,ibuku yang sampai saat itu begitu tegar,tidak menangis,tapi toh pertahanannya runtuh juga melihat aku menangis..
Akhirnya aku beranikan diri menghampiri dia,.mengenaskan,,luka di wajahnya,di jari-jarinya,di kakinya..bahkan tubuhnya pun sampai harus diikat karena ia sering mengamuk karena kesakitan...
Dua hari ia di tempat itu,dokter bilang dia mengalami pendarahan di otak,darahnya sudah menggumpal dan dokter mengharuskan ia dioperasi,tapi kedua orang tuaku sangat bimbang,ya,ini memang bukan keputusan yg mudah,nyawa taruhannya...
Ibuku,dapat masukan dari sana sini,bahwa katanya ada obat yang bisa mencairkan gumpalan darah itu,ahirnya disepakati,tidak operasi,
kita semua mencari informasi mengenai obat itu,sampai ahirnya ayahku konsultasi ke dokter di rumah sakit lain,dan apa yg dikatakan dokter itu benar-benar membuat jantung kami rasanya mau copot deh,
"Anak ini harus operasi malam ini juga, ini berbahaya, kalau saat ini datang dua pasien minta operasi,yang satu tumor,dan yg satu lagi anak ini, saya lebih mendahulukan anak ini , saya tunggu sampai jam 3 pagi "
Ya Allah ini benar-benar mengejutkan,,dalam mengambil keputusan saat itupun kita semua masih bimbang,tapi akhirnya diputuskan malam itu juga operasi , yah , sebenarnya aku yakin,operasinya pasti berhasil,karena ia akan ditangani salah satu dokter bedah syaraf terbaik, di rumah sakit yang sudah diakui karena keberhasilannya dalam operasi otak.
Pukul 00.30 dokter memanggil kedua orang tuaku,operasi akan dimulai,dan apa yang dikatakan dokter itu benar2 membuat aku lemas, "ibu,bapak,operasi akan dimulai,saya yang berusaha,keluarga yang berdoa, saya memang sudah terbiasa melakukan operasi ini, tp bagaimanapun juga ibu bapak harus siap menghadapi resiko apapun, mulai dari resiko terkecil seperti infeksi sampai resiko terbesar sekalipun seperti gagal di meja operasi...kita berusaha dan berdoa ya"
Ya Allah badanku saat itu juga lemas mendengarnya,..keluarga besarku dan teman-teman dekatnya yang selalu setia menungguinya, berkumpul di depan ruang operasi dan kami berdoa bersama..
Saat yang lain tengah tegang menyaksikan semi final piala dunia, kami sekeluarga tegang menunggui operasi berjalan..
Aku tinggalkan mereka,aku lebih baik solat tahajud,.maka dengan hati gelisah,pikiran kacau,akupun solat sepanjang operasi berjalan,saking gelisahnya sampai2 4 rokaat pertama aku salah kiblat,..huhh!!!
Pukul 02.10 tanteku memberi kabar yg sangaaaat baik.."neng,Alhamdulillah operasinya berhasil,darahnya sudah diangkat"
Saat itu juga aku sujud syukur,terima kasih ya Allah,Engkau mendengar doa kami semua...
Besok paginya,pukul 10.00 ia udah siuman,kondisinya jauh lebih baik dibandingkan sebelum dioperasi.
Putra udah bisa bercanda,...:-)
dan hari-hari selanjutnya adalah saatnya pemulihan...
Terima kasih ya Allah,...kami anggap ini semua cobaan yang membuat kami lebih ingat padaMu...
Dibalik setiap musibah pasti menyimpan hikmah ....Putra lebih dewasa, ia tak henti meminta maaf pada kami semua, ia merasa sudah sangat merepotkan kami, hubunganku dengan diapun menjadi lebih dekat, aku ga gengsi lagi panggil dia sayang :-)
Sudah ya Put,,jangan ngebut lagi kl naik motor,,, dan jangan minta mobil yah, karena uangnya habis buat operasi kemaren...LOL
Lekas sembuh yah sayang, biar bisa senyum seperti ini lagi....
We love you PUTRA BADAI DIMATRA
29.6.10
End of our story

merepih alam dimalam
berselubung kabut kelam
wajah pun meredup tercermin haus cahaya
meremang gulana menatap reruntuhan dalam duka
kunanti fajar berkawan angin malam merindukan
belaianmu oh asmara oh ... asmara
insanmu menanggung rindu
benamkan diriku dalam dekapan, tanganmu
yang hangat penyegar cita rasaku
bukakan pintumu
kan kujelang kau pelita hidupku
bawa aku serta berlayar
menuju pantai harapan
bersamamu oh asmara oh .. asmara
insanmu menanggung rindu
( Merepih Alam )
Dulu kata-kata di lagu ini bener2 aku suka banget...
"Bukakan pintumu,kan ku jelang kau pelita hidupku"
Ya..aku memang kagum melihatmu kala itu,sesosok pria tampan dengan tampilan yang sangat aku suka,...
Tapi sekarang,maaf kalo semua itu aku tarik kembali..
Aku kini dihadapkan pada keputusan "melupakan kita"...
Membawa pergi sejuta harapan indah yang pernah aku rangkai...
Aku menyerah....
Aku mundur....
Terima kasih untuk semua perjuangan & pengorbananmu untuk kita...
"Bukakan pintumu,kan ku jelang kau pelita hidupku"
Ya..aku memang kagum melihatmu kala itu,sesosok pria tampan dengan tampilan yang sangat aku suka,...
Tapi sekarang,maaf kalo semua itu aku tarik kembali..
Aku kini dihadapkan pada keputusan "melupakan kita"...
Membawa pergi sejuta harapan indah yang pernah aku rangkai...
Aku menyerah....
Aku mundur....
Terima kasih untuk semua perjuangan & pengorbananmu untuk kita...
Langganan:
Entri (Atom)

